DINAMIKA STRATEGI MEDIA DALAM GERAKAN ANAK MUDA (Membaca Media Komunitas Ketjilbergerak Yogyakarta)

Main Article Content

Mochammad Najmul Afad

Abstract

Anak muda berkumpul dan membentuk komunitas untuk melakukan gerakan guna menyelesaikan masalah sosial, salah satunya komunitas ketjilbergerak. Tujuan riset ini untuk melihat dinamika strategi gerakan anak muda pada komunitas ketjilbergerak. Riset ini menggunakan metode etnografi (offline) dan etnografi digital sebagai metode pengumpulan datanya. Peneliti menjadi bagian dari anggota komunitas ketijlbergerak, mengikuti kegiatan komunitas ketjilbergerak sejak tahun 2015 hingga 2018 secara offline dan 2019-2021 terus mengamati perkembangan komunitas ini melalui media online. Penulis melakukan observasi, wawancara serta mencatat dalam bentuk fieldnote (catatan lapangan) dalam setiap kegiatan yang diamati penulis. Hasil penelitian ini menunjukkan media yang digunakan komunitas ketjilbergerak beragam dan selalu dinamis mulai zine, diskusi tatap muka, pameran, pertunjukkan, riset, mural, musik, hingga diskusi online. Media yang digunakan mereka disesuaikan dengan kondisi masyarakat sasaran dan zaman. Dinamika strategi juga telah dilakukan sejak awal berdirnya komunitas ini, yang semula membuat zine, dan diskusi tatap muka bergeser menjadi pameran hingga mural. Sekolah Desa dan Sekolah Pemuda Desa salah satunya, yang biasa dilaksanakan secara offline namun di masa pandemi dilaksanakan secara online. Rekomendasi penelitian diberikan kepada aktor gerakan anak muda untuk selalu update dan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Adanya pandemi Covid-19 bukan menjadi sebuah hambatan, melainkan peluang melakukan sebuah gerakan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Dimensions
How to Cite
Afad, M. (2021). DINAMIKA STRATEGI MEDIA DALAM GERAKAN ANAK MUDA. Diakom : Jurnal Media Dan Komunikasi, 4(2), 99 - 107. https://doi.org/10.17933/diakom.v4i2.229
Section
Articles

References

Afad, M. N. (2018). KALAH BONDO MENANG KONCO Strategi Gerakan Komunitas Anak Muda Ketjilbergerak Yogyakarta. UNIVERSITAS GADJAH MADA.
Ahimsa-Putra, H. S. (2007). Mengapa “Teks”? Teks dan Film dalam Antropologi.
BPS. (2019). Statistik Kriminal 2019. Badan Pusat Statistik.
BPS. (2021). Hasil Sensus Penduduk 2020. Badan Pusat Statistik.
Bruhn, K. (2013). Socially Engaged Art and Public Expression: The Legacy of Apotik Komik and Taring Padi. UCLA Indonesian Studies Conference “Critical, 1–24.
Bruhn, K. L. (2013). Art and Youth Culture of the Post-Reformasi Era: Social Engagement, Alternative Expression, and the Public Sphere in Yogyakarta (Issue May). The Center for International Studies of Ohio University.
Budi, L. (2014). Energi Mudamu Senjatamu https://www.youtube.com/watch?v=4y7k3J4vnSc diakses 23 Februari 2021 pukul 09.32.
Doyle, J., & Ekin, H. (2021). Children’s poetics of fragments in a riverside kampung in Yogyakarta, Indonesia. Https://Doi.Org/10.1080/13604813.2021.1936936, 25(3–4), 277–302. https://doi.org/10.1080/13604813.2021.1936936
Euchner, J. (2016). The Medium is the Message. Research-Technology Management, 59(5), 9–11. https://doi.org/10.1080/08956308.2016.1209068
Febrianti, Y., & Fitria, K. (2020). Pemaknaan Dan Sikap Perilaku Body Shaming Di Media Sosial (Sebuah Studi Etnografi Digital Di Instagram) The Interpretation And Attitude Of Body Shaming Behavior On Social Media. Diakom: Jurnal Media dan Komunikasi. 3 (1).
Indy Megayanti. (2018). Praktik Volunteerisme Anak Muda di Yogyakarta (Studi Kasus Ketjilbergerak). UIN Sunan Kalijaga.
Jamilah, I., Akbar, K. F., Gunawan, M. A., & Marantika, S. (2016). Political Communication , Social Media , and Public Sphere : An Analysis to a Phenomenon in Bandung towards Smart City. International Journal of Social Science and Humanity, 6(12). https://doi.org/10.18178/ijssh.2016.6.12.774
Kapriani, D. R., & Lubis, D. P. (2014). Efektivitas Media Sosial untuk Gerakan Sosial Pelestarian Lingkungan. Sodality : Jurnal Sosiologi Pedesaan, 02(03), 160–170.
Ketjilbergerak. (2015). Susah Seneng Bareng Bareng. https://issuu.com/ketjilbergerak/docs/zine_reliezt_-_made_in_commons diakses 23 Februari 2021 pukul 10.04.
KBBI. (n.d.). Retrieved November 22, 2021, from https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/media.
Laksono, B. 2015. ketjilbergerak feat. ERWE band - Energi Mudamu, Senjatamu! (Official Music Video). YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=4y7k3J4vnSc.
Mustafa, Siti Ezaleila; Hamzah, A. (2010). Media Sosial : Tinjauan Terhadap Laman Jaringan Sosial Dalam Talian Tempatan. Malaysian Journal of Media Studies VoluMe, 12(2), 37–52.
Naafs, S., & White, B. (2012). Intermediate Generations : Reflections on Indonesian Youth Studies Intermediate Generations : Reflections on Indonesian Youth Studies. The Asia Pacific Journal of Anthropology, 13(1), 37–41.
Prakoso, B. (2020). Penerimaan Pesan Dakwah Ngaji Filsafat melalui Instagram. Diakom: Jurnal Media Dan Komunikasi |, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.17933/diakom.v3i1.71
Puspita, V. (2017). Praktik Seni Rupa Partipatoris di Yogyakarta (Studi Kasus Ketjilbergerak dalam Proyek Sambung Rasa). Intitut Seni Indonesia Yogyakarta.
Sujibto, B. J. (2015). Spirit Peacebuilding melalui Komunitas Pemuda di Yogyakarta. Sosiologi Reflektif, 10(1).
Surbakti, S. P. (2016). Pemanfaatan New Media pada Kampanye Sambung Rasa Komunitas Ketjilbergerak Periode 2015-2016. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Wallsten, K. (2010). “ Yes We Can ”: How Online Viewership , Blog Discussion , Campaign Statements , and Mainstream Media Coverage Produced a Viral Video Phenomenon “ Yes We Can ”: How Online Viewership , Blog Discussion , Campaign Statements , and Mainstream Media Coverage P. Journal of Information Technology & Politics, May 2013, 37–41. https://doi.org/10.1080/19331681003749030
Wicaksono, S. H. (2019). Social Strengthening Based on Art Activities in Yogyakarta, Case Studies of Taring Padi and Ketjilbergerak. Humanities, Arts and Social Sciences Studies (FORMER NAME SILPAKORN UNIVERSITY JOURNAL OF SOCIAL SCIENCES, HUMANITIES, AND ARTS), 19(2), 405–417. https://doi.org/10.14456/HASSS.2019.17
Wiwin/IRO. (2018). Kekerasan Remaja Indonesia Mencapai 50 Persen. Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat Dan Keperawatan. https://fk.ugm.ac.id/kekerasan-remaja-indonesia-mencapai-50-persen/