STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN POPOLO COFFEE TERHADAP GENERASI MILLENIAL MELALUI AKUN INSTAGRAM POPOLO COFFEE MARKETING COMMUNICATION STRATEGY ON MILLENIAL GENERATION THROUGH INSTAGRAM ACCOUNTS

Main Article Content

q nushan musyaffa
Amri Dunan

Abstract

Abstrak – Maraknya bisnis dibidang coffee shop ini memberikan peluang besar terhadap para pengusaha di bidang kuliner untuk menciptakan pasar baru terutama terhadap kalangan milenial. Bisnis dibidang kuliner coffee shop ini menjadi semakin ramai karena hadirnya trend Instagram ditengah masyarakat. Berbagai bentuk promosi untuk menarik minat beli serta menjual konsep “Instagramable”, menjadi trend baru beberapa tahun kebelakang ini dikalangan anak muda di berbagai kota-kota besar. Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Popolo yaitu melalui Instagram yang digunakan sebagai media informasi sekaligus pemasaran dari Popolo tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana strategi komunkasi pemasaran Popolo Coffee terhadap generasi milenial yang melalui akun Instagram yang terhadap generasi milenials. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan teori IMC (Integrated Marketing Communication). Hasil dari penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Popolo menggunakan media sosial Instagram karena murah, mudah, dan jangkauan area yang tercangkup sangat luas.


 


Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Komunikasi Pemasaran, Instagam, Millenials


 


Abstract – The coffee shop business was a great opportunity for entrepreneurs in the culinary field to create new markets, especially for the millennials generation in present. Coffee shop business is becoming happening because of the presence of Instagram trends in the community. Various forms of promotion to attract buying and selling with the concept of "Instagramable" has become a new trend among young people in big cities. The marketing communication strategy by Popolo is trough Instagram which is used as a marketing media of Popolo for now. The purpose of this research is to analyze how Popolo Coffee's marketing communication strategy towards millennials through Instagram accounts on the millennials generations. The approach in this study uses a descriptive qualitative method, and uses the IMC (Integrated Marketing Communication) theory. The results of the research that has been done, the researchers can conclude that the marketing communication strategy of Popolo uses social media Instagram because it is cheap, easy, and the coverage area covered is very broad.


Keywords: communication   strategies, marketing communications, instagram, millennials

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
musyaffa, q, & Dunan, A. (2019). STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN POPOLO COFFEE TERHADAP GENERASI MILLENIAL MELALUI AKUN INSTAGRAM. Diakom : Jurnal Media Dan Komunikasi, 2(2), 152-159. https://doi.org/10.17933/diakom.v2i2.59
Section
Articles

References

Anggipora, Marius P. (1999). Dasar-Dasar Pemasaran, Cetakan Pertama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Irawan, Hendy Juwandi. (2004). Kepuasan Pelayanan Jasa, Jakarta: Erlangga Koentjaraningrat. 1991, Metode Penelitian Masyarakat, Jakarta: Gramedia

Juliati, Raudha dan Restuti, Sri. (2016). Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terhadap Persepsi Resiko, Kepercayaan Konsumen, Dan Keputusan Pembelian Pada Online Shop (Studi Pada Masyarakat Kota Pekanbaru). Jurnal Tepak Manajemen Bisnis, Vol. VIII.

Koentjaraningrat. (1991). Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.

Kurniawati, Dewi dan Arifin, Nugraha. (2015). Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial dan Minat Beli Mahasiswa. Jurnal Simbolika, Volume 1, Nomor 2.

Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif : Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP.

Moleong, Lexy J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moriansyah, La. (2015). Pemasaran Melalui Media Sosial: Antecedents Dan Consequences. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik, Vol. 19 No.3, Desember 2015: 187-196.

Persepsi Resiko, Kepercayaan Konsumen, Dan Keputusan Pembelian Pada
Online Shop (Studi Pada Masyarakat Kota Pekanbaru). Jurnal Tepak Manajemen Bisnis, Vol. VIII. No. 3.

Purba, Amir dkk. (2006). Pengantar Ilmu Komunikasi. Medan: Pustaka Bangsa Press.

Schultz, D.E. and Schultz, H.F. (2004). IMC the next generation: five steps for delivering value and measuring returns using marketing communication. United States: McGraw-Hill Companies

Septian, Deddy. (2016). Strategi Komunikasi Pemasaran Cafe Tong Susu Pekanbaru Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen. Jom FISIP, Volume 3 No. 1 – Februari 2016.

Shimp, A. Terance. (2007). Integrated Marketing Communications in Advertising and Promotion. Edisi ke-7. South Western: Thompson.