PERGESERAN PERAN BUZZER KE DUNIA POLITIK DI MEDIA SOSIAL SHIFTING THE ROLE OF BUZZERTO THE WORLD OF POLITICS ON SOCIAL MEDIA

Main Article Content

Rieka Mustika

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pergeseran peran buzzer di media sosial. Buzzer pada awalnya digunakan untuk mempromosikan suatu produk tertentu dengan atau tanpa imbalan tertentu. Namun di tahun 2012 menjadi awal keterlibatan Buzzer dalam peristiwa politik yaitu pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Buzzer dimanfaatkan secara luas dalam dunia politik ketika adanya Pemilihan Presiden (Pilpres 2014) dan jasa buzzer mulai dilirik oleh aktor-aktor politik. Pesan kampanye yang disebarkan oleh buzzer politik cenderung merupakan kampanye negatif bukan kampanye positif. Hal tersebut dikhawatirkan akan memunculkan berita-berita hoax dan memicu perselisihan. Sehingga perlu adanya upaya pencerdasan publik di tengah fenomena buzzer, terutama yang bergerak di media sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Dimensions
How to Cite
Mustika, R. (2019). PERGESERAN PERAN BUZZER KE DUNIA POLITIK DI MEDIA SOSIAL. Diakom : Jurnal Media Dan Komunikasi, 2(2), 144-151. https://doi.org/10.17933/diakom.v2i2.60
Section
Articles

References

Anderson, Eugene W. , Claes Fornell, and Donald R. Lehmann, (1994), "Customer Satisfaction, Market Share, and Profitability: Findings from Sweden," Journal of Marketing, vol. 58, no. 3, pp. 53-66.

Camil, Rinaldi, Natasha Hassan Attamimi, Klara Esti, (2017), DI BALIK FENOMENA BUZZER: Memahami Lanskap Industri dan Pengaruh Buzzer di Indonesia, Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance
Felicia, Riris Loisa , (2018) Peran Buzzer Politik dalam Aktivitas Kampanye di Media Sosial Twitter, Koneksi Vol. 2, No. 2, Desember 2018, Hal 352-359, EISSN 2598 – 0785.
Hermida, A. (2015). Twitter. Dalam Wolfgang Donsbach, The consice encyclopedia of communication (h. 624). Chichester, UK: WileyBlackwell.
Hirsch, Peter Buell (2018), "Clicks or commitment: activism in the age of social media," Journal of Business Strategy, pp. 55-58, 2018.
Jati, W. (2016). Aktivisme Kelas Menengah Berbasis Media Sosial: Munculnya Relawan dalam Pemilu 2014. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 20(2), 147162. /*doi:http://dx.doi.org/10.22146/jsp.24795*/ doi:https://doi.org/10.22146/jsp.24795
Karina, Vega Andira Putri, (2015), Media Sosial Terintegrasi dalam Komunikasi Pemasaran Brand: Studi Komparasi Pemanfaatan Media Sosial Oleh High dan Low Involvement Decision Brand, Jurnal Komunikasi Indonesia Volume IV, Nomor 2, Oktober 2015
KumparanNews. (2018). Suburnya Buzzer dan Berkembangnya Bisnis Penggiringan Opini. 5 September 2018. , diunduh tanggal 3 September 2018
Li, Z. (2012). Social media as a relationship strategy: Twitter’s impact on enhancing brand loyalty. Thesis. Miami University, Coral Gables, Florida, US.
Ridley, Diana, (2012), The Literature Review: A Step by-Step Guide for Students, 2nd ed. London, UK: SAGE Publications Ltd.
Rosen, Emanuel, (2000). Kiat Pemasaran dari Mulut ke Mulut (The Anatomy of Buzz). Jakarta: PT Elex Komputindo.
Safko, L. (2010). The Social Media Bible: The Social Media Bible: Tactics, Tools, and Strategies for Bussines Success. Second Edition. New Jersey: John Wiley & Sons.
Westbrook, Robert. A. (1987), "Product/Consumption-based Affective Responses and Postpurchase Process," Journal of Marketing Research, vol. 24, no. 3, pp. 258-270.
Yuliahsari, D. (2016). Pemanfaatan Twitter Buzzer Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Muda dalam Pemilihan Umum. Jurnal The Messenger, 7(1), 41-48. doi:http://dx.doi.org/10.26623/themessenger.v7i1.288
Yulianti, Dina & Zulfebriges, (2018) Aktivitas Buzzer di Instagram dalam Promosi MD Clinic, Prosiding Manajemen Komunikasi Volume 4, No. 2, Tahun 2018 ISSN: 2460-6537
Zhao, D. & Rosson, M. B. (2009). How and why people twitter: The role that micro-blogging plays in informal communication at work. Proceedings dari ACM 2009: International Conference on Supporting Group Work, h. 243-252. Florida, US: ACM. http://pensivepuffin. com/dwmcphd/syllabi/insc547_wi13/papers/microblog/zhao.rosson.Twitter.GROUP09.pdf
https://nasional.kompas.com/read/2019/10/08/14554001/fenomena-buzzer-memanipulasi-opini-pencerdasan-publik-dinilai-penting. Diakses 10 November 2019
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/11/22/indonesia-pengguna-twitter-terbesar-ketiga-di-dunia diakses 10 November 2019
Kompas.com dengan judul "Separuh Penduduk Indonesia Sudah "Melek" Media Sosial", https://tekno.kompas.com/read/2019/02/04/19140037/separuh-penduduk-indonesia-sudah-melek-media-sosial. Diakses 11 November 2019
https://www.kompas.com/tren/read/2019/10/05/063100765/mengenal-buzzer-influencer-dampak-dan-fenomenanya-di-indonesia?page=all, Penulis : Dandy Bayu Bramasta, Editor : Sari Hardiyanto "Mengenal Buzzer, Influencer, Dampak dan Fenomenanya di Indonesia" Diakses 11 November 2019
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20181210115852-185-352419/pengakuan-rahasia-buzzer-politik-jelang-pilpres-2019 diakses 10 November 2019
http://theconversation.com/memahami-cara-kerja-buzzer-politik-indonesia-125243 diakses 9 November 2019