RUANG PUBLIK VIRTUAL DAN SIKAP POLITIK ORGANISASI MAHASISWA Virtual Public Sphere and Political of Indonesia Student Organization

Main Article Content

Saepudin Saepudin
https://orcid.org/0000-0002-2869-5567
Andry Rivan Sumara
Dita Asriani

Abstract

Hadirnya teknologi jaringan komunikasi internet telah merubah lanskap kehidupan manusia, lanskap ekonomi, politik, sosial, budaya dan sebagainya. Media baru ini telah menciptakan bentuk peradaban baru dalam kehidupan manusia. Ruang-ruang publik virtual menjadi alternatif bagi manusia untuk tidak hanya berinteraksi, tetapi juga mengekspresikan pikiran, diri, gagasan, propaganda dan sebagainya. Dalam dunia politik, media baru ini melahirkan konsep baru dalam berdemokrasi yaitu demokrasi digital, e-democracy, dan cyberdemocracy. Hadirnya media baru ini memberikan ruang yang beragam bagi setiap warga negara untuk mengekspresikan pikirannya. Media sosial dengan beragam platformnya menjadi alternatif bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat dengan berbagai bentuknya. Penelitian ini melihat bagaimana pemanfaatan ruang media sosial sebagai ruang publik virtual bagi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia dalam menyampaikan pendapat dan kritik terhadap pemerintah. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif atas pola dan bentuk pergerakan organisasi mahasiswa di media sosial Instagram Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia dengan nama akun @bem_si, penulis menemukan bahwa pergerakan mahasiswa di ruang media sosial melibatkan beberapa tahapan, dimulai dari tahapan pengkajian isu, kesepakatan isu dan publikasi. Bentuk publikasi di media sosial Instagram mereka adalah dalam bentuk pernyataan sikap, infografis, dan seruan aksi. Bentuk-bentuk tersebut terefleksikan dalam bentuk visual dan teks yang kemudian memicu respon khalayak yang menjadi pengikutnya.

Article Details

How to Cite
Saepudin, S., Sumara, A., & Asriani, D. (2018). RUANG PUBLIK VIRTUAL DAN SIKAP POLITIK ORGANISASI MAHASISWA. Diakom : Jurnal Media Dan Komunikasi, 1(2), 51-61. https://doi.org/10.17933/diakom.v1i2.22
Section
Articles

References

A.S, A. Bambang. (2015). Demokrasi, komunikasi politik indonesia dan globalisasi. JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA, 19(2), 303–316.
AJI. (2013). Internet, Media Online, dan Demokrasi di Indonesia. Jakarta: Aliansi Jurnalis Independen Indonesia.
Budiyono. (2016). Media Sosial dan Komunikasi Politik: Media Sosial sebagai Komunikasi Politik Menjelang PILKADA DKI JAKARTA 2017. Jurnal Komunikasi, 11(1), 47–62.
Governance, Centre For Innovation Policy and. (2015). Tentang Media dan Demokrasi. Jakarta: Centre For Innovation Policy and Governance.
Habermas, J., (1984). The Theory of Communicative Action. Vol. I: Reason and the Rationalization of Society. Boston: Beacon.
Herdiansyah, H. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu – Ilmu Sosial, Jakarta: Salemba Humanika.
Juditha, C. (2016). Demokrasi di Media Sosial: Kasus Polemik Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah. Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Pembangunan, 17(1), 1–15.
Nasrullah, Rulli. (2015). Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Jakarta: Simbiosa Rekatama Media
Van Dijk, J. A. G. M. (2012). Digital democracy: Vision and reality. Innovation and the Public Sector, 19(August), 49–62. https://doi.org/10.3233/978-1-61499-137-3-49